Oetzi, Manusia Es berusia 5.300 tahun, kembali membuka dirinya pada dunia. Setelah diketahui ia memiliki mata berwarna coklat, penelitian terakhir membuktikan jika Oetzi masih memiliki sel darah merah di tubuhnya. Ini menjadikan darah Oetzi sebagai darah tertua yang pernah diteliti manusia.
National Geographic Indonesia edisi November 2011 pernah menguak kisah autopsi manusia es ini. Oetzi ditemukan tewas membeku di Pegunungan Alpen, Italia, di tahun 1991. Dari hasil autopsi di tahun 2001
![Pengakuan Dari Pelacur [ www.BlogApaAja.com ] Pengakuan Dari Pelacur [ www.BlogApaAja.com ]](https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhfmyv667OHDiswTSH77kSIcviJLcNti541jHUEMa3pSVhh8DgBQFyOXTrdyIaLxjDU1UxvwMe5AKd787ZqhMlIVRu8cuD7-_2rydlpCA8FteJNu9d1jx77AAAYXMBu_Waa4G2c5gSXhKM/s400/images.jpeg)
![Masih Adakah Lagi Manusia Seperti Ini [ www.BlogApaAja.com ] Masih Adakah Lagi Manusia Seperti Ini [ www.BlogApaAja.com ]](https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjyws7QZe8L8uf93StfzefoHAgvEo4TSOY7g4kxL5RMIte1IzDQDNFibnuul_i37zT0yo9MRIcJQ0nBfWj4HcC-V4kKAlwOKAduTVOdG-Df-V2YzS4Fn88-C4krUmzWpvaBKs49-mz4lrI/s1600/berdoa.jpg)